Friday, August 13, 2004

[Aku ingin menjadi files kerjamu agar bisa kau sentuh setiap waktu, atau menjadi mug kesayanganmu, agar kau mengecupku dan mereguk kasih yang kuberikan untukmu…]

@ 1:07 PM |

[r]indu

Aku takut mengganggumu
jika kuungkapkan rindu…
tapi aku pun tak sanggup
menyangga perasaan itu
selalu…
ingin kusampaikan padamu
bahwa aku merindukanmu…
marahlah padaku...
jika aku mengganggumu…
makilah aku jika memang perlu…
karena itu kan lebih baik untukku
daripada harus melihatmu seperti batu
karena aku tak tahu
apa yang membuatmu begitu…

@ 1:04 PM |

Thursday, August 12, 2004

[m]aafkan AKU

Aku hampir tak bisa lelap
apalagi saatku merasa bersalah
maafkan aku dianka…
terlalu dini bagiku berprasangka
aku kalut…
berpikiran kau bukanlah dianka yang dulu
tapi setelah kudengar suaramu,
meski tak begitu merdu
kurasakan nafasmu mengusap hatiku…
ternyata kau terlalu bijaksana untukku

Terima kasih malam…
akhirnya aku bisa tersenyum dalam tidurku…
dan bantalku ini terasa lebih empuk
dari sebelumnya
meskipun aromanya tetap sama

[01.07 AM : Saat KIS FM baru saja menyajikan ‘Could this be Love’ disambung ‘Because of You’ -Kok bisa pas gitu lho…?- 120804]

@ 11:43 AM |

[s]enyummu adalah bahasa yang menerjemahkan aura kasih...
disampaikan secara bersahaja dan selalu kucerna dalam keterpanaan
[dianka's smile]

@ 11:39 AM |

Wednesday, August 11, 2004


[s]epertinya aku pernah mengalami ini... sepertinya aku pernah berada disini... tapi dimana? mungkin hanya halusinasi saja... tapi aku masih ingat aromanya... saat itu hatiku mencair menjalari keramik putih... dan aku tak bisa lupa...  Posted by Hello

@ 2:33 PM |

[i]ngin kuungkapkan RINDU
tapi takut ku mengganggu

@ 9:54 AM |

Tuesday, August 10, 2004


[k]au adalah alasan untukku tetap berjuang... Posted by Hello

@ 3:48 PM |

[t] a z m a n i a

Aku suka TAZMANIA karena…
Dia punya karakter yang total…, meski berprilaku konyol…, secara fisik nggak wajar…, kurang familiar… dan masih terlalu banyak lagi nilai minus yang tak pantas untuk dijadikan sebagai tokoh idola, tapi justru itulah daya tarik yang nggak aku temui di tokoh kartun yang lain, kebanyakan tokoh kartun lain menawarkan sesuatu yang lucu, imut, smart, atau punya karakter menarik lainnya… tapi ya… itu… aku suka karena dia lain dari yang lain… dia berperilaku sebagai diri sendiri secara atraktif dan aku menjadikannya sebagai sesuatu yang special… aku koleksi apa saja berkaitan dengannya… karena jika aku suka dengan sesuatu, jika aku sayang dengan sesuatu… aku nggak begitu saja bisa berpaling, sekalipun ada kartun baru yang lebih menarik ataupun pusing menanggapi opini temen2ku yang secara awam berkomentar “Nyeremin…” atau “Apaan sih ?” atau “Kayak gitu aja didemenin…” tapi karena aku terlanjur suka… ya sejujurnya aku suka… aku menyayanginya lebih dari apa pun… meski harus merogoh kocek yang lumayan mahal, kalo aku sudah tertarik pada satu icon, ya... aku usahain untuk dapat memilikinya secara utuh… atau misalkan aku jalan ke satu mall, di etalase toko berderet beragam icon kartun yang menarik… secara otomatis mataku mencari sinyal keberadaan Tazmania disitu… jika memang ternyata ada dan aku suka… aku dekati, aku jelajahi ini product asli Looney Tunes atau bajakan? Aku selalu mengharagai sesuatu yang original… karena ya memang asli karya dari pencipta ide dan mendeskripsikan secara detail, dalam hal ini Robert Mc Kimson… bagiku sebuah maha karya tercipta darimu… aku terpesona...
Begitu juga aku bersyukur pada Tuhan, telah Kau ciptakan sesosok DIANKA dan Kau beri kesempatan untukku kenal lebih dekat dengannya… menciptakannya dengan karakter yang bijaksana, aku terpesona.. karenanya aku menyayanginya sama seperti aku menyayangi Tazmania…
[kamu nggak keberatan kan, kalo aku anggap kamu sebanding lurus dengan Tazmania?]

@ 3:44 PM |

[L] u l u h

Apakah aku terlalu terburu-buru untuk menanggapi ini ? Sepertinya tidak… ini adalah imbas dari rayuanmu setiap malam saatku beranjak ke peraduan…

Jika niatmu hanya merayuku…
Kau berhasil berbuat itu…
Kuharap kau meraih penghargaan
Sebagai perayu tersabar sepanjang masa…
Sukses buatmu…

Aku bertahan untuk tidak merasa luluh pada setiap sapaanmu… tapi tak kuasa aku luluh…
aku jatuh…
justru disaat kau tak lagi merayuku, entah mengapa?
Sebaliknya jika aku sudah percaya pada sebentuk hati, kan sulit bagiku untuk berlari… mungkin aku terlalu berlebihan pada setiap ungkapan yang kutulis… tapi beginilah adanya diriku… apa yang ingin kusampaikan sejujurnya kutulis… aku nyaman dengan hubungan kita saat ini…

Tidakkah kau sadari kita adalah paduan kontras hitam dan putih yang elegan…?

Apakah perlu kususun setiap argumentasi ? menjadikannya berlembar-lembar puisi serupa pelangi hingga kau terpana betapa indahnya ia berwarna-warni ?
Aku lelah mencari… ku hanya inginkan janji… ikrar…
Bagiku ikrar adalah kunci, yang menjadikanku tetap berada di rumah dan tak perlu lagi ku mencari…tanpa harus kumerasa terkunci, karena aku bahagia menjalani… dan ini yang slama ini kucari…janji hati…
Tapi jika kau justru merasa ragu dan terbebani… adalah hakmu untuk berlari…
Meski tak bahagia, aku harus belajar ikhlas menghadapi esok hari… sendiri…
[kuharap bumi masih berputar pada porosnya…]

@ 1:47 PM |

Monday, August 09, 2004


"Dianka... tidakkah kau sadari mentari menyapa dedaunan musim semi...?" Posted by Hello

@ 3:54 PM |

[i]jinkan AKU

Dianka…
aku melamarmu jadi suamiku
tanpa perlu menuntut sesuatu
ijinkan aku mencintaimu
tanpa perlu utuh memilikimu
lalu kau tempatkan dimana aku?
di dalam hatimu
atau sekedar peredam hasrat memburu?
kupikir itu bukan dirimu…

@ 12:56 PM |

[d]ear DIANKA

Dianka…
ijinkan aku menemanimu
tak perlu lagi kau berdiri sendiri
menikmati barisan gedung
yang bersandar diujung langit
meski ku tak selalu datang padamu
tapi kusematkan hati dan rindu di dadamu
karenanya…
aku kan selalu ada untukmu.
[080804]


@ 12:55 PM |

[L]ove DIANKA

Dianka…
aku ingin mencumbumu setiap waktu…
mengecup keningmu…
atau sekedar menyandarkan rindu di dadamu…
ada perasaan damai yang tlah lama kuingini…
meski kau ragu akan perbedaan…
aku kan meyakinkanmu
hingga tak perlu lagi kau merasa ragu…
tidakkah kita seperti manusia seutuhnya…
saling mencumbu, memberi dan merasakan
menghayati indahnya cinta yang benar-benar cinta
terjalin begitu saja…
berdua…
“aku menyayangimu…”
andai kau tahu…

@ 12:54 PM |

[L]antai 18 sebuah gedung…

Aku malas… malas bangun, inginnya kembali tidur memelukmu, tanpa berbuat apa-apa… Aku tak perlu sarapan ataupun makan siang lah, aku malas keluar rumah… aku hanya ingin berdua saja, karena itu tlah membuatku kenyang…Tadi malam sepertinya lorong ini terasa bergulung… karena atmosfir membuatku luluh… kamu tak perlu merayu… karena aku pun ingin bercumbu…
ups… maaf kalau aku tergiur untuk menggigitmu… terlalu rentan bagiku untuk tidak menjadi seorang vampire… tapi bukankah kau menikmatinya juga ? aku tahu… tak perlu lah kau berpura-pura tak mau… [lalu komentar rekan kerjamu bagaimana? Surprise…aku digigit pria!!! Haaa @#$%!!???], sebaliknya bibirku kering terlalu banyak melumati kulitmu…
Lihatlah waktu yang terasa bergolak…
Aku pusing… tak juga ku sampai klimaks… kau juga… ada apa dengan senapan yang kau beri pelumas ??? akankah meledak ??? ingin tertawa… tapi takut menggema… hwak… khak… kak… terlanjur ku tertawa… biarkan seluruh dunia tahu bahwa kita sedang bercinta… bayangkan dari jam 21 hingga dini hari tak juga mau meledak…
tapi… bukankah kita tlah saling bernegosiasi… untuk bersikap lembut, tetap bertahan dan tak perlu memburu waktu… santai saja… ini kan hari minggu… Martin Nievera saja masih mau menyanyi untuk kita… Be My Lady… aku malah terpikir untuk merubah sedikit lirik menjadi Be My Husband… karena aku kan bersedia juga jika kau memintaku menjadi suami… aku suamimu dan kamu suamiku, dalam keadaan suka maupun duka… sampai maut memisahkan kita, tanpa perlu menuntut waktu karena kita sama-sama mempunyai jadwal kesibukan kita, gimana? Kita suami-suami… tak mungkin lah menjadi suami-istri…
Disaat-saat tertentu… di jeda waktu tak perlu baraksi… hati kita berlari di beranda, mengeja kata per kata beberapa perasaan yang tertulis disana… hey… bukankah kita baru saja bertemu ? tapi kita tlah lama saling kenal, lebih dari sebulan yang lalu… so… kita sahabat lama bung… tak apalah jika kita langsung memagut rindu… yang jelas ini bukan cinta semalam…apalagi gerimis bubar… kalau saja orang-orang tahu, terbayang betapa kejamnya reaksi mereka menghujat aksi ganjil seperti ini… [hii… serem juga ngebayangin ini…]
“Maaf bung… disini bukan toilet untuk membuang lamunan!!!”
He… he… [garuk-garuk ; wajahku memerah lampion] aku jadi malu…
Dianka… tidakkah kau malu juga… boros sekali kau menggunakan baby oil ‘ponakanmu…

(;<) Hiks… [berair mata piranha di wajah bocah seorang dewasa yang hampir 26 tahun]
-Bisa kan kau tak membuatku kecewa…? karena aku terlalu rapuh untuk mengalaminya…
-Hiks… Aku malas pulaaang… inginnya memeluk tubuhmu… menciumi ketiakmu yang tak berbulu… coba berbulu… pasti seru… he…he…

[Ehmm… ehm… sebagai seorang pujangga… tak pantas bagiku menulis seperti ini…vulgar komersil yg tak bersusila (sok…!!! Uwwwek!!!) tapi berhubung kejadian semalam, membuat otakku perlu direkonstruksi… aaaarrgghhh… aku pusiiing… Hernia-ku kambuh… bukan karena aku salah jatuh sewaktu volley… tapi karena aku terlalu bernafsu membuai malam agar lebih terasa bermakna, kamu suka kannnn???]

@ 12:52 PM |

Saturday, August 07, 2004


for Dianka... awal sebentuk kisah kita... Posted by Hello

@ 1:35 PM |

[f]ur sahabat_hati : DIANKA...

Sahabat...
aku hanyalah seorang pendusta...
aku tak lebih dari daun kering musim kemarau...
bahkan aku terlalu mengingkari...
selalu...
selalu mengingkari keberadaan ini
aku tak punya satu pun yang bisa kuberi
bahkan mungkin kharisma...
aku tak punya...
apalagi cinta...
mungkin aku hanya bisa memberi
sebentuk kegundahan
yang mungkin kan menjadi beban...
untukmu...
untuk hari-harimu...
menjadikan siang hari tak secerah
sebelum kau menjemputku...
menjadikan malam tak berbintang
karena terhalangi lembar bebanku...
aku tak mau...
jika beban hariku menjadi bagian dari harimu...

[070804_siang hari berawan... tak berbintang tentunya...]


@ 12:25 PM |


Kalo kamu punya pandangan bahwa Jomblo is the Best, kenapa ga gabung aja ke JJCM... salah satu Club di Jakarta khusus buat para Jomblo yang merana... he3... kirimkan foto+ID sebelum pandangan kamu berubah... gw aja baru mo niat gabung... udah keburu dibuatin Member Card-nya... Express bangget yee... ga nyangka... Buruan... bahkan William Hung aja jadi Moderatornya... Hiks... Jomblo is the Best... tul gak??? Posted by Hello

@ 12:17 PM |

Ingin MENGHILANG tanpa ada yang tahu
TENGGELAM dengan segala DIMENSIKU

@ 11:55 AM |

[r]uh pada ALAM

mengkaji….
mungkin ini lebih baik daripada harus berlari…
memberikan ruh pada alam… mewarnai kembali kanvas semesta
hingga aku merasa cukup bahagia…

@ 11:47 AM |

Friday, August 06, 2004


Aku kan merayumu hingga kau mau
aku kan mencumbumu dengan sejuta rindu
aku ingin memilikimu hingga tak ada lagi sesuatu
yang menghalangi kita tuk bersatu
tapi mungkinkah?
 Posted by Hello

@ 2:44 PM |

[k] a u

Kaulah decak kagum dibalik cemburuku…
kaulah garis tangan yang bertabuh memberikan suara pada sepiku…
kaulah daya pengantar sinar di ruang anganku…
kaulah atmosfir dari sesaknya rinduku…
kaulah garis penghubung dari setiap mimpiku
kaulah poros dari rotasi lamunanku…
kaulah titik dari setiap kalimat yang kususun untukmu…
karena cinta tak butuh penyangga. [170704]

kutahu...
CINTA TAK PERLU MEMILIKI
[sebaliknya cinta harus saling merelakan]

@ 2:32 PM |

[t]ak apalah jika hari ini ku bermimpi...

Aku harus belajar untuk lebih ikhlas lagi…
sepertinya tak mungkin… dan memang terasa berat, tapi hidup tidak terpaku pada satu alasan,
masih banyak yang bisa kunikmati, mungkin hari ini boleh aku bermimpi…
dengan harapan esok bisa kuraih mentari… merasakan lembut sinarnya diujung jariku…
Semesta melagukan kebahagiaan, angin pun mengajak diri tuk menari…
hingga segalanya bisa kumengerti…
(sebuah harapan & janji hati, 150704)

@ 2:14 PM |

biarkan aku tuk memuji...

ijinkan aku menyayangi...

meski ku tahu...

ku tak bisa memiliki...

asalkan kau tahu...

tlah cukup bagiku...

@ 2:02 PM |

Thursday, August 05, 2004


"Melamun... berandai-andai... coba aku ga gini, pastinya ga gitu... coba aku gini, pastinya gitu... bukankah aksi sama dengan reaksi... ga gitu yakin juga sih..." [dasar plin-plan] Posted by Hello

@ 9:01 AM |

[d]alam CINTA...ada Penyelesaian
dari setiap PERSOALAN...

@ 8:38 AM |

Wednesday, August 04, 2004

"Cinta dan Nafsu sepertinya tak lagi beda... sepertinya tak terjembatani oleh apa pun, harusnya ini adalah dua hal yang sangat - sangat berbeda..."

@ 12:26 PM |

Adakalanya kita ingin bertemu dengan pribadi yang sama... dalam dimensi yang sama... menginginkan hasrat yang sama... tapi setelah itu akankan ada kesamaan kelanjutan dari kedua belah pihak? ataukah salah satu hanya menganggap One Night Stand saja, hhh... lalu dimanakah nurani? [030804]

@ 12:23 PM |

Monday, August 02, 2004

[4]MTL : for_my_true_love @ MOM

Mama… aku jatuh ma…
bukan jatuh cinta,
tapi benar-benar jatuh… tersungkur…
dan aku tak yakin bisa bangkit lagi…

Mama… tidakkah kau tahu…
aku merasakan sakit ini hingga ke buluh nadi
dan aku tak bisa berpura-pura
bahwa aku baik-baik saja
karena ini benar-benar terasa sakit

Mama… aku ingin kau tahu…
dengan harapan kau bisa membantu
membasuh lukaku dan mengecupnya
sedikitnya aku merasa terobati

Mama… aku ingin menangis dipelukanmu
seperti bocah kecil meratapi
balonnya yang lepas dan terbang tinggi,
tapi untuk mengetuk hatimu
dan mengatakan yang sebenarnya
aku tak sanggup…
karena aku tak mau
kau turut merasakan pedihnya

Mama… lukaku semakin terasa
justru saat ku jatuh cinta
harusnya aku bahagia…
tapi aku merasa berdosa,
tanpa sedikit pun rasa bersalah

Mama… tolonglah…
aku ingin sembuh
dan tak mau lagi kambuh
sehingga aku bisa bangkit
dan meneruskan sisa-sisa hidupku
tapi aku tak tahu harus bagaimana?

Mama…
sekali lagi ku ingin kau tahu…
tapi aku tak mau…
karena aku menyayangimu…
[010804]

@ 1:10 PM |


Satu dimensi... yang masih menjadi misteri... satu legenda... yang mestinya tak ada... Posted by Hello

@ 12:46 PM |


Wanita... inginku mencintaimu... inginku berbagi harapan denganmu... inginku sandarkan masa depan padamu...menjadikanmu ibu bagi anak-anakku tapi ku tak mampu... aku pun tak tahu
 Posted by Hello

@ 12:33 PM |


Entah perbuatan besar apa yang hendak kumulai... tapi manusia yang sudah mempersatukan semua unsur mistik RANCANGAN TANGAN HARI dan ILHAM MALAM dalam dirinya, pasti akan mampu menciptakan KARYA BESAR [kahlil_gibran]


comment from sahabat... Dianka said:
"Sudah ku duga tangan Sang Pencipta tak sia-sia menggoreskan ribuan kata pada hati mu walau ujung pena-nya pedih meninggalkan luka, melambungkan rentetan episode cerita mimpi tentang kasih yang tak sampai walau akhirnya sang tokoh dibiarkan sendiri mencari jati diri, mengilhaminya dengan hiasan nada-nada sendu yang kadang terdengar sayup seperti rintihan malam, Namun jangan sekalipun engkau lupa tanganNya yang kokoh tak sedetikpun akan melepaskan genggam lenganmu hanya saja sesungguhnya kita yg sering lengah membiarkan rengkuhannya menjauh, kadang perlu kearifan diri tuk menerima semua dengan cara sederhana, karena kita memang ada, kita nyata, dan kita milikNYA".[dianka]

Tahukah kau membesarkan hatiku sebesar jagad ini...? [deltakirana]




Posted by Hello

@ 12:29 PM |